Pada suatu saat, ketika Ali bin Abi Thalib masih kanak- kanak, pernah makan kurma bersama-sama Rasulullah. Setiap kali mereka makan sebuah kurma, biji- biji sisanya mereka sisihkan di tempatnya masing- masing. Beberapa saat kemudian, Ali menyadari bahwa dia memakan terlalu banyak kurma. Biji- biji kurma sisa mereka menumpuk lebih banyak di sisi Ali dibandingkan di sisi Rasulullah. Maka Ali pun secara diam- diam memindahkan biji-biji kurma tersebut ke sisi Rasulullah. Ali pun berkata,
“ Wahai Nabi, engkau memakan kurma lebih banyak daripada aku. Lihatlah biji-biji kurma yang menumpuk di tempatmu.”
Nabi pun tertawa dan menjawab, “Ali, kamulah yang memakan lebih banyak kurma. Aku memakan kurma dan masih menyisakan biji-bijinya. Sedangkan engkau, memakan kurma berikut biji-bijinya. ”
(disarikan dari Sirah Nabi). Sumber:sachrony.wo rdpress.com









08/10/2011 pada 17:13
Baginda Rasulullah SAW adalah orang yang sempurna.
02/10/2011 pada 20:30
Cahaya Akhlaqul Karimah Rosulullah SAW menjadi suri teladan umat manusia menuju kedamaian abadi, humor sense yg Beliau lontarkan menebarkan senyum bahagia
29/06/2011 pada 19:34
Demikian candanya baginda Rosul, adalah canda yang intelek…., bukan canda yang merendahkan yang lain/sarkasme atau sejenisnya…..
Sholluu ‘Alaihi Wa Aalihi Wassalaam…
30/04/2011 pada 09:13
sooo funny! is there any other story about this kind story of Rosulullah…? post more pleaase…