PROFIL PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN IBNU ABBAS KLATEN
I. PENDAHULUAN
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an ( PPTQ ) Ibnu ’Abbas Klaten sejak awal pendiriannya diniatkan sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang diformat dengan tujuan :
1. menc
etak generasi Qur’ani penghafal Al Qur’an yang berkepribadian utuh dan unggul dalam ilmu dan amal.
2. mendidik generasi Islam yang memiliki komitmen ke-Islam-an yang tinggi dengan ciri; berakidah lurus ( salimul aqidah ), beribadah benar ( shohihul ibadah ), dan berakhlak mulia ( akhlakul karimah )
3. melahirkan da’i tangguh yang mampu mewujudkan ’Izzul Islam wal Muslimain dan menjadi pemimpin bangsa dimasa depan.
Untuk mewujudkan tujuan-tujuan diatas, PPTQ Ibnu Abbas menerapkan konsep pendidikan Islam Terpadu dengan memadukan kurikulum pendidikan nasional dengan KTSP-nya dan materi-materi Diniyah berbasis Syariah Islam. Sedangkan proses kegiatan belajar mengajar sehari-hari dijalankan dengan pola kepengasuhan berdasarkan prinsip ” 24 Jam Mengasuh dengan Hati dan Keteladanan”. Semua itu diimplementasikan dalam kegiatan yang terencana, terprogram rapi, terarah, bervariasi, dan didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten, serta dikelola secara profesional dan akuntabel.
Untuk keberlangsungan dan kemajuan PPTQ Ibnu Abbas, para pengurus senantisas berikhtiar untuk mencari dukungan dari masyarakat dan pemerintah, baik dukungan moral, finansial, maupun legalitas. Pemerintah lewat Dinas Pendidikan Nasional telah memberikan ; Ijin Operasional Sekolah, Nomor Induk Sekolah ( NIS ), Nomer Statistik Sekolah ( NSS ), Nomer Pokok Sekolah Nasional ( NPSN ) dan Dana Beaya Operasional Sekolah ( BOS ) pada SMPIT Ibnu Abbas.
Maka untuk lebih mengokohkan eksistensi dan perkembangan PPTQ Ibnu Abbas, dengan ini kami melaporkan keberadaan dan aktivitas Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an ( PPTQ ) Ibnu Abbas Klaten kepada Departemen Agama dengan maksud untuk memperoleh Nomor Statistik Pondok Pesantren ( NSPP ) dan bantuan pembinaan SDM maupun pengembangan sarana prasana pembelajaran.
II. SEJARAH SINGKAT.
TOKOH-TOKOH MASYARAKAT LINTAS ORMAS BERSAMA-SAMA MERESMIKAN PEMBUKAAN PPTQ IBNU ABBASBerawal dari rasa tanggungjawab dan keinginan untuk ikut berpartisipasi aktif dalam memajukan da’wah dan umat Islam di Klaten dan sekitarnya, maka atas prakarsa dari Dr.H.M.Muinnudinillah, MA, dr.Samad,Sp.A, dan Ustadz Nurwahid, atas izin Allah pada tanggal 22 Juli 2003 berdirilah Yayasan Islamic Center Ibnu Abbas Klaten yang bergerak dibidang sosial dan pendidikan. Atas bantuan dari WAMI dan wakaf tanah dari Dr.HM.Muinnudillah, MA, pada tahun pertama Yayasan berhasil mendirikan masjid 2 lantai sebagai pusat kegiatan. Masjid inilah yang sampai sekarang dikenal dengan Masjid Islamic Center Ibnu ’Abbas Klaten.
Setelah berdirinya Masjid program-program da’wah mulai digulirkan. Ada dua program utama yang menjadi fokus Yayasan Ibnu Abbas diawal berdirinya yaitu Kajian Tafsir Al Qur’an yang diampu oleh Dr.H.M.Muinnudinillah, MA dan pendirian Radio Da’wah 106,7 IC FM. Alhamdulillah kedua program itu sampai sekarang masih tetap eksis dan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.
Kepengurusan yang semakin solid dan tuntutan da’wah yang semakin berkembang, mendorong pengurus Yayasan merancang program pendidikan formal. Dimulai dengan mengadakan seminar nasional yang bertema pendidikan, pengajian akbar sekaligus sosialisasi dan penggalangan dukungan masyarakat sebanyak dua kali, maka atas ijin Allah dan dukungan dari segenap tokoh masyarakat Klaten dan pemerintah, pada tanggal 18 Juni 2007 berdirilah SMPIT Ibnu Abbas Boarding School Plus. Plus yang dimaksudkan adalah Program wajib Tahfidzul Qur’an.bagi seluruh siswa.
Pada tahun ajaran 2007/ 2008, SMPIT Ibnu Abbas Boarding School Plus masih menerapkan sistem ganda yaitu sistem full day school dan sistem boarding ( siswa tinggal diasarama ). Berdasarkan evaluasi efektifitas dan hasil pembelajaran selama satu tahun dan keinginan yang kuat dari para pengurus Yayasan, maka mulai tahun ajaran 2008/2009 diputuskan hanya menggunakan satu sistem yaitu sistem Pondok Pesantren. Semua siswa tanpa kecuali wajib tinggal diasrama. Mulai tahun inilah kerangka pendidikan Sistem Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ ) Ibnu Abbas mulai dimantapkan dengan program istimewa dan unggulan Tahfidzul Qu’an dengan tanpa mengabaikan program pendidikan formal SMPIT yang telah ada .Bahkan dalam proses kegiatan belajar mengajar semua program dirancang secara terpadu untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.oleh PPTQ Ibnu Abbas.
Dengann tujuan yang jelas dan sistem pendidikan yang baik dan terpadu, serta dukungan penuh dari Yayasan, dibawah kepemimpinan DR. H.M.Muinnudinillah, MA sebagai Direktur PPTQ Ibnu Abbas, Ustadz Suhari Abu Fatih, Lc sebagai Kepala Kepesantrenan, dan Drs.H.Tukimin Ahmad Fathudin, MA sebagai Kepala SMPIT, Alhamdulillah, banyak kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh PPTQ Ibnu Abbas baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Kemajuan-kemajuan itu meliputi :
- Hafalan Al Qur’an mayoritas santri terus meningkat melebihi target 2 juz dalam 1 tahun bahkan telah ada santri yang mencapai 15 juz selama 2 tahun. Dalam hal prestasi beberapa kali santri-santri Ibnu Abbas meraih juara dalam lomba Qiroatil Qur’an dan Tahfidzul Qur’an.
- Prestasi akademik santri yang terus meningkat bahkan dalam beberapa kesempatan lomba beberapa santri meraih juara.
- Secara kuantitas dan kualitas input santri PPTQ Ibnu Abbas semakin bertambah dan semakin baik setiap tahunnya.
- Sarana prasarana pendidikan terus dikembangkan baik dari segi bangunan maupun sarana pembelajaran.
- Antusiasme dan akseptabilitas masyarakat terus meningkat dari seluruh wilayah di Indonesia.
Demikian sejarah singkat Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas Klaten. Kemajuan-kemajuan yang telah diraih adalah berkat pertolongan Allah , dukungan masyarakat dan pemerintah, serta upaya yang sungguh-sungguh dari seluruh pengurus Yayasan dan Sivitas Akademika. Namun ini semuanya belumlah cukup. Karena cita-cita indah dan mulia yang ingin diwujudkan masih banyak yang belum terealisir dan laju perjuangan ini tentu saja tidak akan berhenti sampai disini. Perjalanan sejarah PPTQ Ibnu Abbas masih panjang dengan kerja-kerja besar yang harus diselesaikan.Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan pertolonganNya kepada hamba-hambaNya yang selalu ikhlas berjuang menggapai ridhoNya.
III. LANDASAN GERAK DAN PERJUANGAN
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an ( PPTQ ) Ibnu Abbas, didirikan dengan niatan ikhlas sebagai ladang amal yang diridhoi Allah, digerakkan diatas landasan ideal yang kokoh yaitu :
- Al Qur’anul Karim
- Al Hadits
- Manhaj Ahlussunah wal Jama’ah.
Sementara itu dalam gerak pengelolaan dan operasionalnya dipandu dengan visi, misi, nilai-nilai, dan filosofi pendidikan yang jelas.
VISI
Terdepan dalam mencetak generasi Qur’ani pengemban risalah Islam berkafaah ilmiah dan amaliyah tinggi.
MISI
1. Melaksanakan Pembelajaran Saint dan Teknologi yang Berbasis Al Quran
2. Membangun Karakter Islam yang Mengedepankan Akhlak Qur’aniyah
3. Menyiapkan Kader Dakwah yg Tangguh
4. Melakukan Pembelajaran Al Quran yang Terpadu.
NILAI-NILAI
1. Ikhlas,
2. Itqon,
3. Ihsan
4. Ihtirom,
5. Ihtimam
FILOSOFI PENDIDIKAN
1. Ubudiyah
2. Khilafah
3. Adil
4. Ahsan
5. Ma’uliyah.
MOTTO KEPENGASUHAN
Duapuluh empat jam mengasuh dengan hati dan keteladanan.
IV. SISTEM PENDIDIKAN DAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas adalah lembaga pendidikan yang memadukan sistem pendidikan salafiah ( tradisionil ) dengan sistem pendidikan modern yang berkembang saat ini. Dalam proses pembelajarannya diterapkan sistem formal dan non formal yang terpadu.
Implementasi sistem formal dalam kegiatan belajar mengajar diwujudkan dalam bentuk pembelajaran dengan sistem klasikal dan sistem talaqi.
SISTEM KLASIKAL
diselenggarakan selama lima hari dalam satu pekan. Santri mengikuti Kegiatatan Belajar Mengajar di kelas mulai pukul 07.30 – 14.05 WIB, dengan kurikulum Diknas ( KTSP ) untuk materi-materi pelajaran umum dan materi-materi pelajaran Diniyah kurikulum pondok. . Dalam sistem klasikal ini pembelajaran dikemas dengan metode Contextual Learning ( CTL ) dan sebagian dengan Moving Class.
SISTEM TALAQI
Diimplementasikan dalam pembelajaran Tahfidzul Qur’an. Dalam sistem ini para santri dibagi kedalam halaqoh-halaqoh tahfidz .Tiap halaqoh beranggotakan 15 orang yang diampu oleh satu ustadz atau ustadzah .Materi talaqi meliputi ziadah dan murojaah.
ZIADAH
kegiatan menghafal dan setoran hafalan baru yang dilaksanakan dipagi hari ba’da subuh sampai jam 6.30 WI.
MUROJAAH
aktivitas mengulang hafalan yang sudah disetorkan agar tidak hilang. Murojaah dilakukan setiap sore ba’da sholat ‘Asar sampai jam 16.30 WIB.
SISTEM NON FORMAL
adalah aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan di luar pembelajaran formal dan biasanya dilakukan diluar kelas. Pembelajaran non formal ini dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan antara teori dan praktik yang menjadi ciri khas PPTQ Ibnu Abbas. Melalui kegiatan ini, ilmu yang diperoleh dari kelas langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Tujuannya, selain untuk mempraktikkan juga menambah dan menguatkan ilmu para santri. Kegiatan-kegiatan non formal yang ada di PPTQ Ibnu Abbas meliputi :
- Organisasi Santri Ibnu Abbas ( OSIA ) . Merupakan wadah bagi santri untuk berlatih organisasi dan kepemimpinan. Di PPTQ Ibnu Abbas antara OSIA putra dan OSIA putri dipisah.
- Muhadharah sebagai wadah latihan ketrampilan berpidato atau orasi dalam bahasa Arab dan Inggris.
- Tasmi’ sebagai media bagi santri menampilkan kelancaran hafalan dengan cara disimak oleh santri yang lain.
- Tajwidul Lughoh merupakan kegiatan praktik berbahasa arab terbimbing dimaksudkan agar santri dapat mengasah kelancaran percakapan bahasa Arab mereka sehari-hari.
- Tajwidul Mufrodat merupakan aktivitas pengayaan kosa kata bahasa arab secara berkelompok.
- Ekstrakurikuler dilaksanakan serentak setiap hari sabtu. Ada bermacam macam ekstrakurikuler yang dapat diikuti santri yaitu ; Khot, Qiroah, Nasyid, KIR, Jurnalistik, Broadcasting, dan Pramuka SIT.
- Mentoring merupakan bimbingan khusus yang diberikan kepada para santri untuk membentuk kepribadian Islam.
Sistem formal dan nonformal diiatas diprogramkan dan dipraktekkan secara terpadu, sehingga semua materi merupakan satu kesatuan yang utuh.
Semua Kegiatan Belajar Mengajar ( KBM ) dilakukan dengan jadwal yang rapi , terintegrasi, dan rinci seperti dibawah ini.
JADWAL KEGIATAN HARIAN SANTRI
| N0 | JAM | KEGIATAN |
| 1 | 03.30 – 05.00 | Qiyamul lail ,Sholat Subuh, Dzikir ma’tsurot |
| 2 | 05.00 – 06.30 | Tahfidzul Qur’an ( menambah dan menyetor hafalan ) |
| 3 | 06.30 – 07.30 | Mandi, makan, persiapan sekolah. |
| 4 | 07.30 – 14.05 | Kegiatan Belajar Mengajar Klasikal |
| 5 | 14.05 – 15.00 | Istirahat / Ekstrakurikuler |
| 6 | 15.00 – 16.30 | Sholat Asar dan Tahfidz Al Qur’an ( mengulang hafalan ) |
| 7 | 16.30 - 17.30 | Kegiatan mandiri dan MCK |
| 8 | 17.30 – 18.30 | Dzikir ma’tsurat, sholat maghrib, dan tazwidullughoh. |
| 9 | 18.30 – 19.00 | Makan malam |
| 10 | 19.00 – 20.00 | Sholat Isya’ , tilawah Al-Qur’an, persiapan belajar malam |
| 11 | 20.00 – 21.30 | Belajar malam terbimbing |
| 12 | 21.30 – 22.00 | Tazwidul mufrodat dan persiapan tidur |
| 13 | 22.00 – 03.30 | Tidur malam |
V. KURIKULUM PENDIDIKAN
Kurikulum yang dipakai di PPTQ Ibnu Abbas ada 2 yaitu Kurikulum SMPIT dan Kurikulum Tahfidzul Qur’an.
KURIKULUM SMPIT.
Kurikulum SMPIT adalah kurikulum perpaduan antara kurikulum Departemen Pendidikan Nasional ( KTSP ) dengan kurikulum Diniyah yang disusun secara mandiri oleh PPTQ Ibnu Abbas. Adapun struktur kurikulum itu adalah sbb :
STRUKTUR KURIKULUM
PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN ( PPTQ )
IBNU ABBAS KLATEN
TAHUN PELAJARAN 2009/ 2010
| NO | MATA PELAJARAN | SEMESTER GASAL | SEMESTER GANJIL | ||||
| Kelas & Alokasi Waktu | Kelas & Alokasi Waktu | ||||||
| VII | VIII | IX | VII | VII | IX | ||
| 1 | TAFSIR | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | - |
| 2 | TAJWID | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | - |
| 3 | AKIDAH-AKHLAK | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | - |
| 4 | FIQIH | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | - |
| 5 | HADITS | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | |
| 6 | TSAQOFAH ISLAM | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | - |
| 7 | BHS.ARAB | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 6 |
| 8 | BHS.INDONESIA | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 6 |
| 9 | MATEMATIKA | 5 | 5 | 5 | 4 | 4 | 8 |
| 10 | IPA | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 8 |
| 11 | BHS.INGGRIS | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 6 |
| 12 | IPS | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 | 4 |
| 13 | PKn | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| 14 | TIK | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| 15 | SBK | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| 16 | LIFE SKILL | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 |
| 17 | PENJASKES | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 |
| JUMLAH JAM | 44 | 44 | 44 | 44 | 44 | 46 | |
Penerapan kurikulum kedalam kegiatan belajar mengajar selama satu tahun mengikuti Kalender Pendidikan ( Kaldik ) dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Pelaksanaan Test Semester Gasal dan Genap, kenaikan kelas, dan kelulusan diprogram sesuai dengan Kaldik Diknas. Sementari waktu dan jam efektif belajar santri disusun berdasarkan kebijakan pimpinan PPTQ Ibnu Abbas.
KURIKULUM TAHFIDZUL QUR’AN.
Kurikulum ini disusun secara mandiri oleh PPTQ Ibnu Abbas dengan fokus pada pencapaian target hafalan Al Qur’an para santri selama tiga tahun dengan waktu-waktu talaqi yang telah dialokasikan dan dijadwalkan oleh Pondok. Agar santri tidak hanya hafal tetapi juga bisa memahami kandungan ayat-ayat Al Qur’an, maka disertakan program pendukungnya. Adapun kebijakan kurikulum tahfidz seacara umum adalah sebagai berikut :
LANDASAN PENYUSUNAN KURIKULUM
- Tahfidz adalah mapel istimewa
- Materi penunjang diantaranya: tajwid, tafsir, tasmi’, daurah al qur’an
- Target pondok sebanyak 15 juz selama 3 tahun
- Target SMPIT sebanyak 6 juz selama 3 tahun
- Nilai-nilai al qur’an menjadi spirit aktifitas.
RINCIAN PENCAPAIAN TARGET
| NO | KELAS | TARGET SMPIT | TARGET PPTQ |
| 1 | VII | Juz 30 dan Juz 29 | Juz 30,29,1,2,3 |
| 2 | VIII | Juz 1,2, 3 | Juz 4,5,6,7,8 |
| 3 | IX | Juz 4 | Juz 9,10,11,12,13 |
TEKNIS PENCAPAIAN TARGET
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa halaqah
- Rasio pengampu dan santri = 1:15
- Seluruh pengampu tahfidz dibawah koordinasi seorang mas’ul tahfidz
- Mas’ul tahfidz adalah seorang master hafidz yang mutqon fii tilawah
- Alokasi waktu terbagi menjadi tiga : bakda shubuh, ashar, isya’
- Ujian tahfidz melalui pintu seorang master hafidz
.
MARHALAH TAHFIDZ.
Untuk menjamin mutu tahfidz maka dibuat jenjang-jenjang pemenuhan kompetensi dalam tahfidz atau yang lebih dikenal dengan marhalah tahfiz. Ada dua marhalah yang harus dilalui para santri untuk dinyatakan lulus yaitu :
Marhalah Tahsin.
Marhalah ini harus dilalui seluruh santri agar santri memiliki kompetensi membaca Al Qur’an secara tartil baik fashohah maupun tajwidnya. Ada empat marhalah tahsin yaitu :
- Tahsin makhraj
- Tahsin nun mati dan mim
- Tahsin mad
- Tahsin ghorib
- Marhalah Tahfidz.
Marhalah ketika santri sudah dinyatakan lulus marhalah tahsin.
Ada tiga hal yang dijadikan pedoman dalam pencapaian marhalah yaitu :
- Marhalah tahsin harus selesai dalam waktu 4 bulan
- Sebelum tahsin selesai, santri tidak boleh masuk marhalah tahfidz
- Materi tahsin disampaikan melalui mapel kelas dan daurah (takamuliyyah ).
VI. SUMBER DAYA MANUSIA
Jenis dan jumlah sumber daya manusia yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaksanaan operasional seluruh program PPTQ Ibnu Abbas tercermin dari struktur kepengurusan dan tabel berikut ini :
STRUKTUR PENGELOLA IBNU ABBAS
| 1 | DEWAN PEMBINA | 1. dr.H.SAMAD,Sp.A |
| 2. Ir.Hj.SUCININGSING | ||
| 3. UST. NURWAHID | ||
| 2 | DIREKTUR | DR. H.M.MUINNUDINILLAH, MA |
| 3 | KEPALA KESANTRIAN | SUHARI ABU FATIH, Lc |
| 4 | KEPALA SMPIT | Drs.H.TUKIMIN AHMAD F, MA |
| 5 | SEKRETARIS | ALI HUFRON |
| 6 | BENDAHARA | MUKHLIS WIBOWO |
| 7 | SARANA PRASARANA | SLAMET NURYANTO |
JENIS PEKERJAAN DAN JUMLAH SDM
| No | JENIS PEKERJAAN | JUMLAH SDM |
| 1 | DIREKTUR PONDOK | 1 |
| 2 | KEPALA KEPESANTRENAN | 1 |
| 3 | KEPALA SMPIT | 1 |
| 4 | SEKRETARIS PONDOK | 1 |
| 5 | BENDAHARA PONDOK | 2 |
| 6 | GURU | 18 |
| 7 | MUSRIF-MUSRIFAH | 15 |
| 8 | TU | 1 |
| 9 | BAGIAN DAPUR | 4 |
| 10 | BAGIAN KEBERSIHAN | 3 |
| 11 | BAGIAN KEAMANAN | 1 |
| 12 | BAGIAN LAUNDRY | 2 |
| JUMLAH TOTAL SDM | 50 |
VII. PERKEMBANGAN SANTRI
Alhamdulillah,perkembangan santri PPTQ Ibnu Abbas terus meningkat dari segi kuantitas maupun kualitas. Dari segi kuantitas setiap tahun ajaran selalu ada peningkatan jumlah santri yang signifikan dengan gambaran sbb :
| No | Tahun Ajaran | Kelas | Jenis Kelamin | Jumlah kelas | Jumlah Santri |
| 1 | 2007 / 2008 | IX | Putra | 1 | 19 |
| Putri | 1 | 14 | |||
| 2 | 2008/ 2009 | VIII | Putra | 2 | 44 |
| Putri | 1 | 32 | |||
| 3 | 2009/ 2010 | VII | Putra | 2 | 54 |
| Putri | 2 | 58 | |||
| Jumlah seluruh santri | 9 | 221 | |||
Jadi jumlah seluruh santri PPTQ Ibnu ‘Abbas adalah 221 santri. Dari keseluruhan itu, asal daerahnya tersebar tidak hanya dari Klaten khususnya dan Jawa Tengah pada umumnya, akan tetapi dari daerah-daerah lain di Indonesia . Adapun gambarannya adalah sbb :
| Daerah Asal Santri | Jumlah Santri |
| Jawa Tengah | 137 |
| Jawa Timur | 64 |
| Daerah Istimewa Yogyakarta | 10 |
| Jawa Barat | 1 |
| DKI Jakarta | 3 |
| Luar Jawa | 6 |
| Jumlah total santri | 221 |
Untuk menjamin kualitas input PPTQ Ibnu Abbas terus melakukan perbaikan instrumen Penerimaan Santri Baru ( PSB ), sehingga dari tahun ketahun didapatkan input yang semakin baik dari sisi akademik maupun dari sisi kemampuan baca dan hafalan Al Qur’annya.
VIII. PRESTASI SANTRI
Seiring dengan meningkatnya kualitas input dan kualitas pembelajaran,beberapa prestasi telah diraih oleh santri-santri PPTQ Ibnu Abbas antara lain :
-
- Juara 1 lomba Tilawatil Qur’an Putra tingkat SMP/MTs Se-Klaten th.2008
- Juara 2 lomba Tilawatil Qur’an Putr1 tingkat SMP/MTs Se-Klaten th.2009
- Juara 2 lomba Mapel IPA tingkat SMP/MTs Se-Jateng-DIY th.2009
- Juara 2 lomba Tahfidz tingkat SMP/MTs Se-Jateng-DIY pada Olimpiade JSIT th.2009
- Hafalan santri 100% mencapai target setiap tahun, bahkan ada 30 % santri yang mampu mencapai target 200%, untuk target SMPIT.
Prestasi-prestasi diatas sungguh membanggakan kami, pada tahun-tahun berikutnya kami yakin prestasi santri-santri kami akan terus meningkat.
IX. SARANA DAN FASILITAS PENDIDIKAN.
Salah satu penentu keberhasilan pendidikan adalah ketersediaan sarana dan fasilitas yang memadai. Menyadari hal ini, pengurus Yayasan Islamic Center Ibnu Abbas terus berusaha menyediakan dan melengkapi sarana dan fasilitas pendidikan PPTQ Ibnu Abbas dengan tujuan :
- menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
- memudahkan santri mengikuti setiap kegiatan pembelajaran baik formal maupun non formal untuk mencapai tujuan dan target pendidikan.
Alhamdulillah, sampai saat ini sarana dan fasilitas pendidikan yang dimiliki PPTQ Ibnu Abbas sudah dapat dikatakan representatif dan layak bagi berlangsungnya proses pendidikan yang baik. Pengembangan dan penambahan sarana dan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap dan baik terus diusahan.
Sampai saat ini PPTQ Ibnu Abbas telah memiliki tanah seluas 8640 m2 , gedung 2 lantai 3 blok, dan 1 masjid 2 lantai. Semua itu disediakan sebagai sarana dan fasilitas pendidikan. Adapun rinciannya sbb :
SARANA DAN FASILITAS PENDIDIKAN
| NO | Sarana Dan Fasilitas | Jenis Sarana Dan Fasilitas | Jumlh | Satuan |
| I | Ibadah | Masjid 2 lantai | 1 | gedung |
| II | Pembelajaran | 1. Ruang kelas lengkap | 11 | ruang |
| 2. Laboratorium IPA terpadu | 1 | ruang | ||
| 3. Laboratorium Komputer | 1 | ruang | ||
| 4. Studio radio | 1 | unit | ||
| 4.Perpustakaan | 1 | ruang | ||
| 5. LCD | 2 | unit | ||
| III | Asrama | 1. Ruang asrama putri | 5 | ruang |
| 2. Ruang asrama putra | 3 | ruang | ||
| 3. Kamar musrif/musrifah | 3 | ruang | ||
| 1V | Kantor | 1. Kantor Pimpinan Pondok | 1 | ruang |
| 2. Kantor Guru | 2 | ruang | ||
| 3. Kantor BK | 1 | ruang | ||
| V | Tempat tinggal | 1. Rumah Direktur Pondok | 1 | rumah |
| 2. Rumah Kepala Kesantrian | 1 | rumah | ||
| VI | MCK | 1. Kamar mandi dan WC putra | 22 | kamar |
| 2. Kamar mandi dan WC putri | 16 | kamar | ||
| 3. Kamar mandi masjid | 12 | kamar | ||
| VII | Kesehatan* | Poliklinik Kesehatan | 1 | ruang |
| VIII | Olah raga | 1. Lapangan Voly | 1 | lapangan |
| 2. Lap.basket 1 ring | 1 | lapangan | ||
| 2. Meja pingpong | 1 | set | ||
| IX | Makan | 1. Dapur | 1 | bangunan |
| 2. Koperasi | 2 | ruang |
X. PENUTUP
Demikian pemaparan kami mengenai profil Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ibnu Abbas.Semoga dapat memberikan informasi yang jelas bagi Departemen Agama dan pihak-pihak lain yang terkait. Kami sudah memulai dan melangkah untuk mewujudkan pendidikan Islam yang maju dan berkaulitas lewat Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an yang kami kelola. Kami mempunyai komitmen yang kuat untuk maju dan terus berkembang mendidik generasi Al Qur’an yang memiliki ilmu amaliyah dan kafaah ilmiah yang tinggi. Kami berharap kelak generasi ini akan menjadi pemimpin-pemimpin umat yang bisa mewujudkan Islam yang Rahmatan lil ‘alamin. Maka besar harapan kami Departemen Agama berkenan mendukung dan membantu PPTQ Ibnu Abbas dengan memberikan Nomor Statistik Pondok Pesantren ( NSPP ) dan bantuan pembinaan SDM maupun pengembangan sarana prasana pembelajaran. Sukron jazakumullahu khoiron katsiron .
Klaten, 17 Maret 2010
Direktur PPTQ Ibnu Abbas Klaten
Dr.H.M.Muinnudinillah, MA














28/01/2012 pukul 15:26
assalamualaikum wr wb..
kak, saya mau bertanya
kalau saya tidak mondok disana, tapi saya hanya mau mengaji setelah pulang sekolah , bisa atau tidak??
tapi saya tetap pulang kerumah saya hnya mengaji saya ..
atas perhatian dan balasan nya , saya ucapkan terimakasih..
wassalamualaikum wr wb..
30/03/2011 pukul 07:06
Assalamu’alaikum wa Rohmatullahi wa Barokatuh
Semoga Allah SWT meridloi usaha dakwah ini, saya berniat menitipkan anak saya Alif Nur Hamzah, semoga dapat diterima sebagai siswa, amin
Assalamu’alaikum wa Rohmatullahi wa Barokatuh